Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Elon Musk CS Buntuti Trump ke Beijing Tanpa Diundang, Xi Sebut Miliki Prospek

Abd Munib16 Mei 202610.15 WIB
Elon Musk CS Buntuti Trump ke Beijing Tanpa Diundang, Xi Sebut Miliki Prospek

SUARBERITA.COM - Elon Musk kembali menjadi sorotan publik setelah menghadiri kunjungan bersama rombongan pebisnis Amerika Serikat ke China yang dipimpin oleh Donald Trump. Pertemuan tersebut berlangsung di Great Hall of the People, Beijing, dalam agenda penjajakan Kerjasama ekonimi dengan Xi Jinping.

Dalam kunjungan itu, sejumlah eksekutif teknologi AS terlihat menghadiri forum ekonomi bersama pemerintah China. Musk tampak berdiri bersama CEO Apple Tim Cook dan para pejabat AS yang dibawa Trump ke China.

Donald Trump menegaskan bahwa kehadiran para pebisnis tersebut bukan hasil undangan langsung darinya tetapi inisiatif dari para pelaku usaha itu sendiri. Dia mengakui bahwa kunjungan tersebut lebih pada ekonomi.

“Saya tidak mengundang mereka. Mereka semua ingin datang dan mereka semua ada di sini. Orang-orang ini ada di sini untuk membuat kesepakatan dan mengembalikan lapangan kerja,” kata Trump dikutip dari Fox News, Jumat (15/5/2026).

Trump juga menyebut pertemuan itu berpotensi membawa investasi besar yang akan masuk ke Amerika Serikat melalui kerja sama bisnis lintas negara.

Sementara itu, Xi Jinping menyampaikan sambutan kepada para eksekutif Amerika Serikat dengan menekankan pentingnya keterbukaan kerja sama ekonomi antara kedua negara. Dia menilai perusahaan-perusahaan AS masih memiliki peluang besar di pasar China.

“China menyambut kerja sama yang lebih kuat dan saling menguntungkan dengan Amerika Serikat, dan percaya bahwa perusahaan AS akan memiliki prospek yang lebih luas di China,” ujar Xi Jinping.

Xi menegaskan bahwa China akan terus membuka pintu lebih lebar bagi dunia usaha global termasuk dari Amerika Serikat di tengah dinamika hubungan dagang kedua negara. Kunjungan ini menjadi perhatian internasional karena mempertemukan tokoh politik dan pelaku industri teknologi dalam satu forum strategis.

Di tengah ketegangan dagang yang masih berlangsung, agenda di Beijing tersebut kembali menyoroti eratnya hubungan antara kepentingan politik dan ekonomi global.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!