Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Dukung Aksi Mahasiswa di Bundaran HI, Megawati: Jangan Takut Bersuara

Moh Wasil Haqqullah16 Juni 202615.53 WIB
Dukung Aksi Mahasiswa di Bundaran HI, Megawati: Jangan Takut Bersuara

SUARBERITA.COM - Di tengah dinamika aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Megawati Soekarnoputri hadir memberikan pernyataan sikap yang menegaskan pentingnya keberanian dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik.

Dalam sebuah kesempatan, Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap aksi protes yang dilakukan oleh elemen mahasiswa di kawasan Bundaran HI.

Megawati menilai bahwa tindakan mahasiswa tersebut merupakan bentuk nyata dari penggunaan hak demokrasi yang harus dihargai. Ia menekankan bahwa dalam negara yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat, mahasiswa tidak perlu merasa gentar dalam menyampaikan kritik maupun tuntutan selama hal itu dilakukan demi kepentingan bangsa.

Lebih lanjut, Megawati secara spesifik memberikan pesan kepada para peserta aksi untuk terus teguh pada pendirian mereka. "Jangan takut," tegasnya merujuk pada keberanian mahasiswa dalam menyuarakan keresahan mereka di lapangan. Menurutnya, aksi turun ke jalan merupakan bagian dari proses pendidikan politik yang penting bagi generasi muda. Dikutip dari kompas Senin (15/6/2026).

Ia berharap semangat kritis mahasiswa tetap terjaga sebagai elemen pengontrol kebijakan, sekaligus mengingatkan agar seluruh penyampaian aspirasi tersebut tetap dilakukan dengan tertib, damai, dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku agar substansi tuntutan dapat tersampaikan dengan efektif kepada pemerintah.

Dukungan yang disampaikan Megawati diharapkan dapat memperkuat posisi tawar serta moril mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi mereka. Meski menegaskan untuk tidak takut, ia tetap menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan ketertiban selama aksi berlangsung, agar pesan yang dibawa tetap memiliki legitimasi kuat di mata publik maupun pihak pengambil kebijakan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!