SUARBERITA.COM - Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kembali menjadi panggung penting politik nasional. Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI digelar hari ini, Jumat (14/8), dengan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan.
Namun, perhatian tidak hanya tertuju kepada kepala negara yang sedang menjabat. Presiden ke-7 Joko Widodo juga dipastikan akan hadir dalam agenda tersebut. Kehadiran Jokowi membuat sidang tahun ini memiliki momen yang berbeda karena dua presiden berada dalam satu forum kenegaraan.
Sebelumnya, MPR telah menyerahkan undangan secara langsung kepada Jokowi di kediamannya di Solo. Setelah menerima undangan tersebut, Jokowi menyatakan kesediaannya untuk menghadiri sidang. Informasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR Siti Fauziah, dikutip dari kantor berita Antara.
Sejak Jumat pagi, persiapan di Kompleks Parlemen telah dilakukan. Pengamanan diperketat di sejumlah akses dan aparat TNI-Polri disiagakan untuk mengawal jalannya kegiatan. Kompleks parlemen sudah bersiap sejak pagi menjelang dimulainya sidang.
Bagi Prabowo, forum tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan capaian pemerintah sekaligus arah kebijakan ke depan di hadapan para pejabat negara. Sementara bagi Jokowi, kehadirannya menempatkan mantan presiden tersebut kembali dalam sebuah agenda kenegaraan di tengah pemerintahan yang kini dipimpin Prabowo.
Karena itu, Sidang Tahunan MPR hari ini tidak hanya menarik dari sisi isi pidato Presiden. Pertemuan dua figure yang berada pada dua periode pemerintahan berbeda dalam satu panggung kenegaraan juga menjadi perhatian tersendiri.

