Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Dua Pendaki Asal Singapura Tewas, 18 Pendaki Terjebak Akibat Erupsi Gunung Dukono

Abd Munib8 Mei 202613.33 WIB
Dua Pendaki Asal Singapura Tewas, 18 Pendaki Terjebak Akibat Erupsi Gunung Dukono

SUARABERITA - Erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat 8 Mei 2026, menewaskan dua pendaki asal Singapura. Sedikitnya 18 pendaki lainnya dilaporkan terjebak di sekitar kawasan gunung.

Kapolres Halmahera Utara, Erlichson Pasaribu, mengatakan korban meninggal merupakan warga negara asing asal Singapura.

“Informasi dari BPBD dan Basarnas ada dua yang meninggal. Warga negara asing, orang Singapura,” ujar Erlichson dikutip dari BBC, Jumat (8/6/2026).

Tim gabungan dari Polres Halmahera Utara, TNI, BPBD, dan Basarnas bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi para pendaki yang masih terjebak.

Menurut Erlichson, sedikitnya 24 personel dikerahkan dalam operasi penyelamatan tersebut. Para korban dan penyintas dilaporkan berada di sekitar bibir kawah Gunung Dukono.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menyebut proses evakuasi dilakukan setelah adanya permintaan bantuan resmi dari pemerintah desa setempat.

“Menindaklanjuti insiden darurat tersebut, Kepala Desa Mamuya secara resmi meminta bantuan SAR untuk proses evakuasi para korban,” ujar Iwan.

Hingga Jumat siang, proses evakuasi masih berlangsung di tengah kondisi kawasan gunung yang berbahaya akibat aktivitas erupsi. Aparat mengimbau masyarakat dan pendaki menjauhi area Gunung Dukono sementara waktu.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!