Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Dua Hektare Lahan Hutan di Kawasan Gunung Andong Magelang Hangus Terbakar

Moh Wasil Haqqullah11 Agustus 202609.45 WIB
Dua Hektare Lahan Hutan di Kawasan Gunung Andong Magelang Hangus Terbakar

SUARBERITA.COM - Kawasan hutan Gunung Andong di Kabupaten Magelang kembali mengalami musibah kebakaran darurat. Peristiwa yang menghanguskan area seluas dua hektare ini sukses ditangani oleh para petugas gabungan selama empat jam penuh.

Peristiwa kebakaran hutan ini terjadi di kawasan Gunung Andong, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tepatnya berlokasi di area Petak dua tujuh yang membentang dari Dusun Sejaran hingga Dusun Tempel pada hari Senin (10/8/2026). Api pertama kali terdeteksi membakar lahan tersebut sekitar pukul 12.00 WIB.

Menurut Pengelola Basecamp Gunung Andong via Temu Kidul, Sururi, asal muasal munculnya kobaran api masih belum diketahui pasti. Namun, embusan angin kencang serta musim kemarau membuat api lekas merambat luas. Mengutip laporan Beritasatu.com, ia merinci material terbakar, “Yang terbakar berupa daun-daun kering, daun pinus, dan ranting-ranting kering.” Ungkap Sururi, dikutip dari Berita Satu Selasa (11/8/2026).

Demi menanggulangi musibah ini, berbagai unsur mulai warga, petugas kepolisian, Koramil, Perhutani, dan BPBD diterjunkan langsung ke lokasi. Proses penanganan di delapan titik berlangsung sulit dan sepenuhnya memakai teknik manual, yakni menggebuk api serta menutupnya dengan tanah.

Walau sempat terkendala rute terjal serta cuaca angin kencang, bencana tersebut akhirnya berhasil dipadamkan tepat pukul empat sore. Menanggapi insiden itu, Sururi kembali menegaskan, “Untuk saat ini belum tahu indikasi kebakarannya. Yang kami lihat karena ada kepulan asap, jadi kami tanggulangi.” Tambah Sururi. Langkah antisipasi tetap dilakukan demi menghindari risiko susulan yang dipicu kondisi semak belukar rentan nyala kembali dan angin kuat di sekitar puncak kawasan tersebut. Hal ini memicu kehati-hatian ekstra aparat.

Kebakaran seluas dua hektare di kawasan hutan Gunung Andong telah berhasil diatasi melalui kerja keras tim aparat beserta unsur masyarakat sipil. Kendati pemicunya belum teridentifikasi, kekeringan iklim kemarau dinilai berperan sangat kuat. Pemantauan ketat pascainsiden tetap rutin dikerjakan demi memastikan tidak ada satupun titik api berbahaya yang kembali menyala.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!