SUARBERITA.COM - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan penerapan tiket berlangganan bagi pengguna Transjakarta dengan pilihan masa berlaku tujuh hari, 14 hari, hingga satu bulan. Skema tersebut diharapkan menjadi solusi yang lebih hemat bagi masyarakat yang rutin menggunakan transportasi umum, terutama di tengah pembahasan penyesuaian tarif Transjakarta.
“DTKJ juga mengusulkan diberlakukannya tarif berlangganan Transjakarta, yakni Rp200.00 untuk satu bulan, Rp90.000 untuk 14 hari, dan Rp45.000 untuk tujuh hari,” ungkap Sugiharjo selaku Ketua DKTJ DKI Jakarta, dikutip dari Antara. Selain itu, DTKJ juga mengusulkan sistem tarif berbasis waktu, yakni Rp5.000 untuk layanan Transjakarta di dalam Jakarta dengan masa berlaku tiket selama tugas jam sehingga penumpang dapat berpindah antarlayanan tanpa membayar tarif tambahan.
Apabila diterapkan, skema ini dinilai mampu mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik karena biaya perjalanan menjadi lebih efesien bagi pengguna harian. Sistem langganan juga dapat memberikan kepastian pengeluaran transportasi setiap bulan sekaligus mendukung integrasi layanan antarmoda yang semakin luas.
Meski demikian, usulan tersebut masih harus dibahas bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelum menjadi kebijakan resmi. DTKJ menilai setiap penyesuaian tarif perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan, sehingga masyarakat tidak hanua membayar lebih mahal, tetapi juga memperoleh manfaat nyata berupa perjalanan yang lebih nyaman, fleksibel, dan terintegritasi.

