Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Donatur pesawat terbang pertama RI Nyak Sandang meninggal dunia

M Rayhan Wildani K9 April 202614.52 WIB
Donatur pesawat terbang pertama RI Nyak Sandang meninggal dunia

SUARBERITA.COM - Sebagai salah satu donatur pesawat pertama yang terbang di Indonesia, sosok Nyak Sandang menghembuskan nafas terakhirnya di usia 100. Menurut laporan Nyak Sandang ikut menyumbangkan harta kekayaannya untuk Indonesia dalam proses pembelian pesawat terbang pertama Indonesia.

Pihak dari keluarga cucu Nyak Sandang, Ataillah menyampaikan bahwa almarhumah meninggal karena faktor usia dan bukan karena penyakit berat.


“ Kondisinya memang sudah melemah, tapi bukan sakit parah yang harus dirawat di rumah sakit. Usia beliau genap sekitar 100 tahun,” ujarnya.


Sosok Nyak Sandang di anggap sebagai tokoh masyarakat di aceh dan menjadi sorotan di tanah air atas dasar jasanya sebagai salah satu donatur penyumbang harta kekayaannya untuk pembeliaan pesawat terbang pertama di tanah air.

 Diketahui, Nyak Sandang menyumbangkan sepetak tanah dan 10 gram emas dengan harga Rp. 100 pada saat usia 23 tahun. Selain sebagai donatur pesawat terbang pertama di Indonesia, sosok Nyak Sandang juga berperan membantu melawan penjajah dengan tugas sebagai kepala kelompok pengintai di Aceh. Beliau juga pernah di undang ke Istana oleh Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan terebut Nyak Sandang mengajukan tiga permintaan yaitu operasi katarak, pembangunan masjid, serta naik haji dan umrah. Ketiganya di kabulkan oleh Presiden Jokowi.

 Pada agustus lalu juga Nyak Sandang diberikan tanda kehormatan Bintang Jasa Utama di Istana negara oleh Presiden Prabowo. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk jasa dari Nyak Sandang dalam bidang perjuangan kemerdekaan dan kemandirian transportasi udara nasional.

 

 

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!