SUARBERITA.COM - Bupati Timor Tengah (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo menghentikan sementara proses perpanjangan izin operasional RSU Leona Kefamenanu menyusul meninggalnya dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha. Langkah ini diambil setelah kasus yang menimpa dokter muda tersebut memicu perhatian publik dan tuntutan agar proses penelusuran dilakukan secara terbuka.
Menurut Bupati, evaluasi terhadap rumah sakit diperlukan agar seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut dapat ditelusuri secara menyeluruh. Pemerintah daerah juga meminta dokumen pendukung dan rekaman yang berkaitan dengan aktivitas pelayanan saat kejadian tetap diamankan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
“Sampai saat ini kami tidak menerima satupun keterangan yang diberi maupun update dari mereka soal kejadian ini” ucap Falen, dikutip dari detikcom, (28/06).
“Jangan hanya menggunakan tenaga saja, tetapi berikanlah tanggung jawab sedikit. Saya sampai detik ini tidak mendapatkan laporan apapun. Ini yang kami sesalkan.” imbuhnya.
Sorotan terhadap kasus ini berawal dari peristiwa saat dr. Icha bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Leona pada 13 Juni 2026. Saat itu ia menangani seorang pasien anak korban gigitan ular hijau yang merupakan pasien rujukan dari RSUD Kefamenanu. Berdasarkan keterangan keluarga, di tengah proses penanganan datang dua pria yang mengaku sebagai anggota DPRD TTU dan kemudian berbicara dengan nada tinggi kepada tenaga medis yang sedang bertugas.
Keluarga menyebut bahwa setelah insiden tersebut, dr. Icha sempat menceritakan masih merasakan ketakutan dan tekanan psikologis akibat bentakan yang diterimanya ketika menjalankan tugas. Keterangan keluarga juga menyebut peristiwa tersebut membuat kondisi emosionalnya terguncang hingga menangis di rumah sakit. Dugaan adanya tekanan terhadap tenaga medis inilah yang kemudian ikut menjadi perhatian publik dan mendorong munculnya tuntutan investigasi lebih lanjut.
Di sisi lain, penting dicatat bahwa dugaan intimidasi tersebut masih menjadi bagian dari proses penelusuran dan belum menjadi kesimpulan resmi mengenai penyebab meninggalnya dr. Icha. Kementerian Kesehatan turun tangan dengan melakukan investigasi bersama pihak terkait untuk memastikan fakta secara objektif dan memberikan perlindungan terhadap tenaga kesehatan.
Kasus ini kini terus didalami aparat dan pemerintah daerah. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk evaluasi terhadap perizinan rumah sakit maupun penanganan pihak-pihak yang terlibat.

