Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

DKI Perketat Pengawasan, Tiga Provinsi Ini Jadi Pemasok Terbesar Hewan Kurban

Ulfa Safira22 Mei 202610.20 WIB
DKI Perketat Pengawasan, Tiga Provinsi Ini Jadi Pemasok Terbesar Hewan Kurban

SUARBERITA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat menjadi daerah pemasok terbesar hewan kurban ke Jakarta menjelang Idul Adha 2026.

"Paling banyak memang dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat yang masuk hewan kurban ke Jakarta menjelang Idul Adha ini," ujar Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok dalam pengecekan hewan di Perumda Dharma Jaya, Jakarta Timur, Kamis (21/5), dilansir dari Antara

Ribuan ternak dari berbagai daerah mulai masuk ke Jakarta dengan pengawasan kesehatan yang diperketat. Selain dari Pulau Jawa, pasokan hewan kurban juga berasal dari Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali, dan Lampung.

Hasudungan menjelaskan seluruh hewan yang masuk wajib memenuhi syarat kesehatan, termasuk Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan Sertifikat Veteriner dari daerah asal. Pemeriksaan juga dilakukan melalui sistem nasional iSIKHNAS untuk memastikan asal dan kondisi kesehatan ternak dapat dipantau secara digital.

"Dokter hewan di daerah asal akan berkoordinasi dengan kami untuk memastikan hewan yang dikirim benar-benar sehat," lanjutnya.

Selain pemeriksaan dokumen, Pemprov DKI juga menurunkan dokter hewan dan paramedis ke lapangan untuk pengecekan langsung di lokasi penjualan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), antraks, dan Lumpy Skin Disease (LSD). Jika ditemukan indikasi penyakit, sampel akan diuji lebih lanjut di laboratorium milik Pemprov DKI Jakarta.

Hasudungan juga memastikan hewan kurban yang masuk telah mengikuti program vaksinasi nasional, khususnya vaksin PMK dan antraks. Pemprov DKI menegaskan pengawasan terus diperketat agar hewan kurban yang beredar di Jakarta dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi.

Menjelang Idul Adha, Dinas KPKP DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memilih hewan kurban. Hewan yang dipilih harus sesuai syariat Islam, dalam kondisi sehat, tidak cacat, tidak kurus, serta cukup umur.

Kriteria cacat yang harus dihindari antara lain buta, pincang, patah tanduk, putus ekor, atau kerusakan pada telinga. Pemeriksaan kondisi fisik hewan dinilai penting agar daging yang dihasilkan aman dikonsumsi sekaligus sesuai ketentuan ibadah kurban.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!