Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Dirombak Total, Gubernur Jawa Barat Instruksikan Penggabungan Halaman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu

Muhammad Nadhif Firdausi21 April 202618.00 WIB
Dirombak Total, Gubernur Jawa Barat Instruksikan Penggabungan Halaman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu  - Foto 1
1/2

SUARBERITA.COM – Dalam rangka revitalisasi besar-besaran di kompleks halaman pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi menginstruksikan untuk merombak total halaman Gedung Sate agar digabung dengan Lapangan Gasibu. Hal tersebut dikonfirmasi pada Senin (13/4).

Dilansir dari tvOne, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa Jalan Diponegoro yang memisahkan halaman Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu akan dialihkan alias digeser posisinya agar mengintegrasikan ruang terbuka yang luas untuk upacara kenegaraan. Menurut Dedi, halaman Gedung Sate yang sekarang kurang berkarakter sehingga harus dirombak.

Dedi juga mengatakan, “Bayangin, deh, bagaimana pun era demokratisasi melahirkan demonstrasi. Nah, setiap terjadi unjuk rasa, Jalan Diponegoro ditutup akhirnya terjadi kemacetan parah di Kota Bandung. Kalau bisa disatukan, kenapa harus dipisahkan? Diperindah, kenapa mesti resah? Jalan Diponegoro nanti hanya digeser posisinya, tidak ditutup jadi tidak terganggu oleh berbagai kegiatan di halaman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu.”

Dedi menegaskan alasan perombakan selain mengedepankan fungsi juga untuk mempertegas karakter Gedung Sate yang megah dan besar sehingga menonjolkan arsitektur gedung bersejarah tersebut secara maksimal. Dedi pun telah menginstruksikan perombakan ini dengan total biaya Rp15 miliar yang ditargetkan selesai pada 6 Agustus 2026.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!