SUARBERITA.COM- Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menegaskan bahwa satu-satunya solusi untuk mengatasi krisis di Selat Hormuz adalah melalui kerja sama langsung antara Amerika Serikat dan Iran. Di tengah meningkatnya ketegangan militer di jalur energi vital tersebut, Macron memilih jalur diplomasi daripada terlibat dalam aksi militer yang dianggapnya tidak memiliki kerangka kerja yang jelas.
Krisis ini bermula sejak Iran menutup jalur tersebut pada Maret lalu akibat konflik bersenjata, yang mengakibatkan ratusan kapal terjebak dan mengguncang pasar energi global. Meskipun AS telah mengerahkan aset militernya untuk mengawal kapal, Macron memperingatkan bahwa stabilitas hanya bisa dicapai melalui kesepakatan kedua belah pihak.
Dalam pernyataannya di Armenia, Macron menegaskan sikap Prancis "Yang paling kami inginkan adalah pembukaan kembali secara terkoordinasi oleh Amerika Serikat dan Iran-itulah satu-satunya solusi untuk membuka kembali Selat Hormuz," serta menambahkan, "Kami tidak akan ikut serta dalam operasi militer apa pun dalam kerangka kerja yang menurut saya tidak jelas." Dikutip dari Detik.com (04/05/2026).

