Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Diplomasi Iklim Mendunia: Gubernur Pramono Dipercaya Pimpin Jaringan Kota Global C40

Moh Wasil Haqqullah22 Mei 202622.34 WIB
Diplomasi Iklim Mendunia: Gubernur Pramono Dipercaya Pimpin Jaringan Kota Global C40

SUARBERITA.COM - Posisi tawar Jakarta di panggung internasional semakin diperhitungkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi terpilih sebagai Wakil Ketua (Vice Chair) Steering Committee C40 Cities. Kepemimpinan ini menempatkan Jakarta sebagai representasi sekaligus motor penggerak aksi iklim untuk kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania (ESEAO).

Sebagai wadah yang mewakili lebih dari 700 juta warga dunia dan menguasai seperempat perekonomian global, C40 menjadi platform paling krusial dalam mitigasi perubahan iklim global. Pramono menegaskan mandat baru ini akan dioptimalkan demi mewujudkan transformasi nyata, bukan sekadar janji di atas kertas.

"Bagi Jakarta, komitmen terhadap aksi iklim bukan sekadar wacana, melainkan diwujudkan melalui langkah nyata yang holistik dan melibatkan berbagai sektor. Melalui peran sebagai Vice Chair Steering Committee C40, Jakarta terus memperkuat posisinya sebagai kota global dengan mendorong kepemimpinan kolektif menuju pencapaian net zero emission, sekaligus menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkap Pramono Anung dalam keterangan resminya. Dikutip melalui metrotvnews.com Jum’at (22/05/2026).

Sementara itu, Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, menambahkan bahwa penunjukan ini membuktikan pengakuan dunia atas agresivitas diplomasi hijau ibu kota. Menurut Dewi, amanat ini menuntut Jakarta berkolaborasi aktif dengan para pemimpin dunia demi melahirkan kebijakan lingkungan perkotaan yang tangguh, adil, dan inklusif.

Kepercayaan global terhadap Pramono Anung menjadi momentum emas bagi Jakarta untuk naik kelas sebagai role model kota masa depan. Melalui keterlibatan aktif di jajaran petinggi C40 Cities, Jakarta kini memegang peran strategis dalam merumuskan standar kebijakan iklim dunia serta mempercepat transisi energi bersih di tingkat internasional.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!