SUARBERITA.COM - Langit Jakarta tengah menjadi panggung persiapan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Sejumlah pesawat dan helikopter menjalani latihan untuk memeriahkan rangkaian upacara di Istana Merdeka. Namun, di balik atraksi tersebut, Jakarta masih menghadapi persoalan lain yang tak kalah serius: kualitas udara.
Gladi kotor HUT ke-81 pada 12 Agustus melibatkan sekitar 81 pesawat dan helikopter. Latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum puncak perayaan pada 17 Agustus.
Di saat yang sama, persoalan polusi udara masih menghantui ibu kota. Data IQAir menunjukkan kosentrasi PM2.5 Jakarta mencapai level yang masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Bahkan, pola polusi Jakarta cenderung memburuk pada Juni hingga Agustus ketika musim kemarau berlangsung.
Kondisi ini menjadi perhatian karena Jakarta juga memasuki periode aktivitas luar ruangan yang padat menjelang perayaan kemerdekaan. Masyarakat yang menyaksikan berbagai kegiatan di ruangan terbuka perlu memperhatikan kondisi udara, terutama kelompok rentan.
Masalahnya bukan hanya soal kabut yang terlihat dari kejauhan. Partikel PM2.5 berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan.
Dengan demikian, kemeriahan HUT RI di langit Jakarta menyimpan kontras: pesawat-pesawat tampil gagah di udara, sementara kualitas udara di bawahnya masih menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai.

