SUARBERITA.COM - Massa Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI MPO) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, kondisi ekonomi, dan kehidupan demokrasi di Indonesia.
Massa yang datang dengan membawa atribut organisasi itu memusatkan perhatian pada tiga isu utama, yakni kesejahteraan guru honorer, stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM), dan penegakan supremasi sipil. Mereka menilai ketiga persoalan tersebut membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan DPR RI.
Dalam orasinya, massa menegaskan pentingnya keberpihakan negara terhadap tenaga pendidik yang selama ini masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari kepastian status hingga kesejahteraan.
"Kami menuntut pemerintah menyejahterakan guru honorer melalui kebijakan yang menjamin kepastian status, peningkatan kesejahteraan, dan perlindungan hak-hak tenaga pendidik," ujar salah satu orator dalam aksi tersebut dikutip dari SindoNews, Jumat (19/6/2026).
Selain isu pendidikan, demonstran juga menyoroti harga BBM yang dinilai berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat. Menurut mereka, stabilitas harga energi menjadi faktor penting untuk menjaga kondisi ekonomi rakyat.
"Kami meminta pemerintah menstabilkan harga BBM guna menjaga daya beli masyarakat dan mencegah semakin beratnya beban ekonomi rakyat," kata orator dari atas mobil komando.
Tak hanya itu, PB HMI MPO juga menyerukan pentingnya penegakan supremasi sipil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mereka menilai prinsip tersebut harus tetap menjadi landasan dalam menjalankan demokrasi dan pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
"Supremasi sipil adalah prinsip fundamental demokrasi dan negara hukum yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat. Karena itu harus ditegakkan secara konsisten," tegasnya.
Aksi berlangsung di bawah pengamanan aparat kepolisian yang telah bersiaga di kawasan DPR RI sejak siang hari. Petugas melakukan pengawalan dan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi demonstrasi.

