Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Danantara Targetkan Perampingan Lebih dari 250 BUMN Selesai Akhir Juli

Moh Wasil Haqqullah28 Juli 202614.45 WIB
Danantara Targetkan Perampingan Lebih dari 250 BUMN Selesai Akhir Juli

SUARBERITA.COM - Langkah konsolidasi entitas BUMN terus dilakukan oleh pemerintah melalui Danantara Indonesia. Aksi perampingan atau streamlining perusahaan negara tersebut diakselerasi untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing di berbagai sektor industri.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan perkembangan program ini usai melaporkannya kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 27 Juli 2026.

“Enggak, ini saja. Diminta bicara, pelaporan mengenai update beberapa hal yang berhubungan dengan Danantara. Di antaranya, kita update streamlining dari perusahaan-perusahaan BUMN. Pokoknya, akhir bulan ini streamlining sudah 250, bahkan mungkin bisa mencapai lebih dari 250 perusahaan,” ujar Rosan. Dikutip dari Liputan 6, Senin (27/7/2026).

Proses konsolidasi bisnis ini telah mencakup sejumlah bidang strategis, termasuk penggabungan asset management di sektor perbankan dan finansial seperti PNM, serta penataan sektor logistik. Selain itu, Danantara memfokuskan percepatan penggabungan pada lini bisnis rumah sakit dan perhotelan. "Penggabungan di bidang rumah sakit dan perhotelan juga diakselerasi lebih lanjut," tambah Rosan.

Di samping itu, konsolidasi juga merambah industri penerbangan, di mana Garuda Indonesia direncanakan menjadi holding maskapai BUMN yang menaungi Pelita Air. Langkah streamlining menyeluruh ini diharapkan mampu menciptakan struktur BUMN yang lebih solid, efisien, dan memiliki kapabilitas bersaing yang tinggi.

Target perampingan 250 perusahaan BUMN pada akhir Juli 2026 menegaskan komitmen Danantara dalam mereformasi tata kelola BUMN. Konsolidasi pada berbagai sektor bisnis inti ini diharapkan dapat mendorong operasional perusahaan negara menjadi lebih efisien, terintegrasi, serta berdaya saing kuat di tingkat nasional maupun pasar internasional.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!