Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

BRIN Temukan Cadangan Emas di Papua, Prabowo: Masa Depan Indonesia Sangat Cerah

Abd Munib10 Juli 202614.00 WIB
BRIN Temukan Cadangan Emas di Papua, Prabowo: Masa Depan Indonesia Sangat Cerah

SUARBERITA.COM - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan tim ekspedisi ilmiah lintas lembaga yang dipimpin Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan cadangan emas dan sejumlah mineral baru dalam ekspedisi di wilayah pegunungan Papua. Temuan tersebut dinilai menjadi modal strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan sumber daya alam Indonesia.

Prabowo mengatakan laporan mengenai penemuan itu baru diterimanya beberapa jam sebelum menghadiri peluncuran mandatori B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Ekspedisi ilmiah kita baru bekerja, kalau tidak salah baru berjalan dua atau tiga minggu di pegunungan Papua. Tim dari BRIN dengan beberapa universitas, dibantu TNI, menemukan cadangan emas dan cadangan mineral-mineral yang sangat besar," kata Prabowo dikutip dari Antara, Kamis (9/7/2026).

Presiden menilai temuan tersebut menjadi alasan kuat bagi seluruh elemen bangsa untuk semakin optimistis terhadap prospek Indonesia di tengah tantangan ekonomi global. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam harus diimbangi dengan tata kelola yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

"Masa depan kita sangat baik, sangat cerah. Tinggal kita sekarang merintis terus, meneruskan apa yang sudah dirintis pendahulu kita. Menjaga bangsa kita, menjaga Republik kita, menjaga kebaikan, mengurangi ketidakbaikan. Kita harus hentikan korupsi, harus kita hentikan penyelundupan, harus kita hentikan narkotika, harus kita hentikan judol," ujar Presiden.

Selain mengungkap penemuan cadangan emas di Papua, Prabowo menyebut Indonesia masih memiliki cadangan batu bara yang besar serta potensi energi gas alam yang melimpah. Ia menyinggung keberadaan ladang gas strategis di Blok Andaman, lepas pantai Aceh, Blok Masela di Maluku Barat Daya, Natuna, hingga Kalimantan.

Menurut Prabowo, Indonesia juga memiliki cadangan compressed natural gas (CNG) yang sangat besar dan berpotensi menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG).

Presiden mengatakan pemanfaatan CNG telah mulai diterapkan di Jawa Tengah dan diharapkan dapat diperluas ke berbagai daerah sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional.

Da juga mengungkapkan perkembangan teknologi memungkinkan pemanfaatan gas yang berasal dari lapisan batu bara dalam yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Prabowo menegaskan kekayaan sumber daya alam tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi ketidakpastian global. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong hilirisasi, memperkuat ketahanan energi, serta memastikan pengelolaan sumber daya alam memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!