SUARBERITA. COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih sertifikasi ISO/IEC 25000 sebagai bagian dari penguatan transformasi digital perusahaan. Pencapaian ini menjadikan BRI sebagai bank pertama di Indonesia yang memperoleh standar internasional yang berfokus pada pengelolaan serta evaluasi kualitas perangkat lunak.
Standar ISO/IEC 25000 termasuk dalam kerangka Software Quality Requirements and Evaluation (SQuaRE). Melalui standar tersebut, organisasi dapat menilai kualitas perangkat lunak secara sistematis dan terukur. Proses penerapannya dimulai dari pemetaan sistem yang telah berjalan, dilanjutkan penyusunan kerangka evaluasi, hingga tahap asesmen implementasi.
Dalam pelaksanaannya, BRI didampingi oleh Robere & Associates sebagai konsultan. Sertifikasi ini juga mencakup ISO/IEC 25001:2014 yang berfokus pada perencanaan serta pengelolaan kualitas perangkat lunak, khususnya untuk aplikasi BRImo sebagai salah satu layanan digital utama BRI.
Direktur Teknologi Informasi BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, mengatakan sertifikasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi teknologi informasi perusahaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan digital kepada nasabah.
“Sistem yang stabil, aman, dan andal tidak hanya mendukung operasional internal, tetapi juga memengaruhi pengalaman nasabah saat menggunakan layanan digital,” ujarnya, dilansir dari Liputan 6
Dengan penerapan standar ini, BRI menilai kualitas aplikasi secara lebih objektif, mulai dari aspek keandalan sistem, efisiensi kinerja, keamanan informasi, hingga kemudahan pengembangan di masa depan. Langkah tersebut juga diharapkan mampu memperkuat komitmen BRI dalam menyediakan layanan keuangan digital yang inklusif dan terpercaya bagi masyarakat.

