Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Berbagai Wilayah Indonesia

Moh Wasil Haqqullah28 Juli 202611.06 WIB
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Berbagai Wilayah Indonesia

SUARBERITA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika secara resmi merilis peringatan dini cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang yang diprediksi bakal melanda berbagai wilayah di Indonesia besok.

BMKG mengimbau masyarakat luas untuk senantiasa mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa fenomena hujan lebat dan angin kencang pada Selasa (28/7/2026). Meskipun saat ini diperkirakan sekitar 60,5 persen wilayah Indonesia telah memasuki periode musim kemarau, kondisi cuaca ekstrem masih sangat berpeluang dapat terjadi akibat adanya pengaruh fenomena dinamika iklim global, Madden-Julian Oscillation (MJO), serta keberadaan dari aktivitas Gelombang Kelvin.

"Ditinjau dari sifat hujan, sekitar 70,08 persen wilayah mengalami kondisi bawah normal, sedangkan 12,86 persen berada pada kategori normal, 8,29 persen di atas normal, dan 8,78 persen jauh di atas normal," ujar BMKG dalam laporannya. Dikutip dari Kompas, Selasa (28/7/2026).

Pihak BMKG merinci sejumlah wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat mencakup Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Tengah, hingga wilayah Papua. Sementara itu, khusus untuk kawasan provinsi Sulawesi Selatan diprediksi bakal mengalami dampak fenomena hujan lebat hingga sangat lebat.

Di samping ancaman fenomena curah hujan tinggi, potensi hembusan angin kencang diprakirakan melanda wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Riau, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, serta provinsi Sulawesi Utara.

BMKG terus memeringatkan publik untuk dapat meningkatkan kesiapsiagaan diri terhadap ancaman bencana hidrometeorologi. Potensi bahaya fisik berupa luapan banjir, tanah longsor, cuaca buruk, maupun kejadian pohon tumbang berisiko besar mengganggu aspek keselamatan jiwa dan kelancaran mobilitas harian warga masyarakat.

Fenomena hujan lebat serta angin kencang di tengah periode musim kemarau ini dipicu oleh aktivitas dinamika atmosfer yang sedang aktif melintas. Masyarakat yang berada di berbagai daerah wilayah rawan bencana diimbau selalu siaga menghadapi ancaman potensi bencana hidrometeorologi serta terus rajin memantau pembaruan informasi cuaca resmi dari pihak BMKG.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!