SUARBERITA.COM – Di tengah krisis geopolitik global yang penuh ketidakpastian, Purbaya Yudhi Sadewa selaku Menteri Keuangan Republik Indonesia melaksanakan pertemuan dengan International Monetary Fund (IMF) di Washington, D.C., Amerika Serikat, pada Selasa (14/4).
Dilansir dari Kompas, Purbaya mengatakan, "Tadi Bu Kristalina selaku Managing Director IMF menjelaskan bahwa ketidakpastian global akan tetap tinggi karena perang tidak jelas sampai beberapa waktu ke depan. Jadi, kita akan menghadapi ketidakpastian ini."
Lebih lanjut, Purbaya menanyakan terkait kebijakan khusus dari IMF untuk menghadapi ketidakpastian global. Kristalina menjelaskan bahwa IMF tidak mempunyai otoritas terkait hal tersebut, tetapi IMF menyediakan bantuan dana bagi negara-negara yang membutuhkan.
Purbaya secara tegas menyatakan bahwa Indonesia menolak bantuan dana dari IMF karena anggaran negara sangat cukup dengan jumlah Rp420 triliun. IMF justru bingung dengan kebijakan fiskal Indonesia yang stabil dan bisa bertahan di tengah krisis geopolitik global tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi.

