Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Bentuk Task Force untuk Optimalisasi Penerbangan Haji, Kemenhaj Perkuat Ekonomi Haji dan Pariwisata Indonesia

Muhammad Nadhif Firdausi26 Juni 202618.30 WIB
Bentuk Task Force untuk Optimalisasi Penerbangan Haji, Kemenhaj Perkuat Ekonomi Haji dan Pariwisata Indonesia

SUARBERITA.COM - Dalam rangka optimalisasi penerbangan haji dengan penguatan ekonomi haji dan pariwisata Indonesia, Kementerian Haji dan Umrah membentuk task force bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, dan PT Garuda Indonesia (Persero). Pembentukan task force merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak selaku Wakil Menteri Haji dan Umrah dalam keterangan pers pada Kamis (25/6) mengatakan, “Presiden memberikan arahan agar pesawat terbang yang mengantar jamaah haji tidak kembali dalam kondisi kosong. Oleh karena itu, kami berkoordinasi dengan Kemenhub, Kemenpar, dan Garuda Indonesia untuk menyiapkan langkah-langkah konkret sehingga penerbangan tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi Indonesia.”

Lebih lanjut, Dahnil menjelaskan bahwa Indonesia telah mendapatkan izin dari General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi untuk membawa pesawat terbang tanpa penumpang setelah mengantarkan jamaah haji ke Arab Saudi. Menurut Dahnil, kapasitas penerbangan yang kosong akan dimanfaatkan untuk membawa wisatawan dari Timur Tengah khususnya Arab Saudi menuju berbagai destinasi wisata di Indonesia.

Sementara itu, pembentukan task force dinilai menjadi solusi yang efektif daripada pesawat terbang pulang ke Indonesia dalam keadaan kosong setelah mengantarkan jamaah haji ke Arab Saudi. Pemerintah berharap melalui kebijakan ini dapat meningkatkan devisa negara dan memperkuat ekonomi haji serta pariwisata Indonesia.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!