Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Bapanas Siapkan Strategi Stabilkan Harga Pangan Jelang Iduladha

Abd Munib22 Mei 202609.00 WIB
Bapanas Siapkan Strategi Stabilkan Harga Pangan Jelang Iduladha

SUARBERITA.COM - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang Iduladha 2026. Langkah itu dilakukan seiring mulai menurunnya produksi beras pascapanen raya pada Februari hingga Maret lalu.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan penurunan produksi pada April hingga Juni merupakan pola musiman yang normal dan belum mengganggu pasokan nasional.

“Penurunan tersebut lebih mencerminkan pola musiman produksi dan masih dapat ditopang oleh stok yang tersedia, termasuk cadangan beras pemerintah,” kata Ketut dikutip dari bisnis.com, Kamis (21/5/2026).

Menurut dia, pemerintah saat ini masih memiliki cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog sebesar 5 juta ton per April 2026. Stok tersebut dinilai cukup kuat untuk menjaga kestabilan harga dan distribusi hingga semester II tahun ini.

Untuk mengantisipasi gejolak harga menjelang Iduladha, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari optimalisasi penyaluran CBP, penguatan pengadaan gabah dan beras oleh Bulog, hingga percepatan distribusi ke daerah dengan tekanan harga tinggi.

Selain itu, program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan terus dijalankan. Operasi pasar juga disiapkan secara selektif apabila terjadi lonjakan harga pangan atau inflasi tinggi di sejumlah wilayah.

“Stok yang tersedia dapat menjadi bantalan untuk menjaga kesinambungan distribusi dan mengendalikan gejolak harga di pasar hingga semester II,” ujarnya.

Pemerintah juga mempercepat program tanam, distribusi benih dan pupuk, perluasan areal tanam, serta mekanisasi pertanian guna menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

Bapanas menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah menjaga keseimbangan antara harga gabah di tingkat petani dan harga beras di sisi konsumen. Dengan stok beras yang masih aman dan berbagai langkah stabilisasi yang disiapkan, pemerintah berharap harga pangan tetap terkendali selama momentum Iduladha 2026.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!