SUARBERITA.COM -Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menanggapi aksi Greenpace Indonesia yang menyuarakan persoalan krisis iklim di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Selasa (20/10).
Aksi tersebut menjadi sorotan setelah aktivis Greenpeace menyampaikan kritik terhadap penanganan krisis iklim melalui pemasangan spanduk di patung Bundaran HI. Mereka mendesak pemerintah lebih serius menangani persoalan lingkungan yang dinilai berdampak pada kehidupan masyarakat.
Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan menyatakan pemerintah menghormati aksi tersebut sebagai bagian dari hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik.
“Pemerintah menghormati aksi Greenpeace pagi ini sebagai bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat,” ujar Syahganda, dikutip dari kantor berita Antara, (20/10/2026).
Pernyataan itu menunjukkan respons pemerintah terhadap kritik yang disampaikan aktivis lingkungan. Penyampaian pendapat di ruang publik menjadi salah satu cara masyarakat menyuarakan perhatian terhadap kebijakan pemerintah, termasuk dalam penanganan krisis iklim.
Persoalan lingkungan masih menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian berbagai pihak. Selain menyampaikan kritik, aksi tersebut juga kembali mengangkat pentingnya langkah konkret untuk menghadapi dampak perubahan iklim.

