Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Hukum

ASEAN dan China Finalisasi Kode Etik Laut China Selatan, Babak Baru Stabilitas Kawasan

Dwipa S4 April 202615.05 WIB
ASEAN dan China Finalisasi Kode Etik Laut China Selatan, Babak Baru Stabilitas Kawasan
SUARBERITA.COM – Dinamika geopolitik di kawasan Asia Tenggara memasuki babak baru yang menjanjikan. ASEAN dan China dilaporkan berada di tahap akhir finalisasi Kode Etik (Code of Conduct/COC) untuk Laut China Selatan. Pernyataan ini disampaikan dalam sidang Dewan Rakyat Malaysia pada Januari 2026, menandai kemajuan signifikan setelah bertahun-tahun negosiasi yang alot.

Dilansir dari Bernama, finalisasi COC ini terjadi di bawah kepemimpinan Filipina sebagai ketua ASEAN di tahun 2026. Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn dalam wawancara eksklusif dengan Xinhua menegaskan bahwa ASEAN dan China telah mengadopsi Plan of Action to Implement the ASEAN-China Comprehensive Strategic Partnership (2026-2030) yang akan menjadi kerangka pedoman kerja sama bilateral dalam beberapa tahun ke depan. “Kami ingin memastikan Laut China Selatan menjadi lautan yang damai, stabil, dan penuh kerja sama,” ujar Kao dalam panel di Munich Security Conference.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing menekankan bahwa situasi di kawasan ini tidak boleh dilihat sebagai “zero-sum game”. Ia menyatakan bahwa kepentingan China dan AS justru konvergen di Asia Tenggara, terutama dalam memastikan keselamatan pelayaran di Selat Malaka dan Laut China Selatan. Dengan adanya COC, diharapkan ketegangan yang selama ini terjadi antara China dan Filipina serta negara-negara klaim lainnya dapat diredakan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!