Suar Berita
Sosial

Api Belum Padam, Hujan Mulai Datang: Indonesia Menghadapi Dua Ancaman Sekaligus

Angelina Iskandar Saputri27 Oktober 202606.00 WIB
Api Belum Padam, Hujan Mulai Datang: Indonesia Menghadapi Dua Ancaman Sekaligus

SUARBERITA.COM - Akhir Oktober 2026 menjadi masa transisi yang tidak sederhana bagi Indonesia. Di sejumlah wilayah, kondisi panas dan kering masih memicu ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sementara itu, wilayah lain mulai menghadapi peningkatan curah hujan yang membawa risiko banjir dan tanah longsor.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebaran hujan di Indonesia masih belum merata. Kondisi kering dan panas tetap perlu diwaspadai, sedangkan beberapa wilayah berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat pada akhir Oktober 2026.

Perbedaan kondisi tersebut menunjukkan bahwa ancaman bencana dapat muncul secara bersamaan di wilayah yang berbeda. Saat sebagian daerah masih menghadapi risiko karhutla, daerah lain perlu bersiap terhadap genangan, banjir, hingga longsor.

Curah hujan tinggi bukan satu-satunya faktor yang dapat memperparah banjir. Kondisi drainase, sedimentasi, perubahan tata guna lahan, hingga tumpukan sampah di saluran air turut memengaruhi kemampuan suatu wilayah mengalirkan air.

Kementerian Pekerjaan Umum juga menyoroti keberadaan sampah, termasuk limbah plastik, yang dapat menghambat aliran air dan mengganggu fungsi infrastruktur pengendali banjir. Ketika saluran tersumbat, kapasitas aliran air dapat berkurang saat hujan deras datang.

Peralihan dari kemarau menuju musim hujan menunjukkan bahwa pergantian musim tidak serta-merta menghilangkan risiko bencana. Ketika sejumlah wilayah masih menghadapi ancaman karhutla, daerah lain mulai bersiap menghadapi hujan lebat, banjir, dan tanah longsor.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!