SUARBERITA.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dipercaya menjadi anggota Dewan Penasihat Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh atau Royal Commission for Riyadh City (RCRC), Arab Saudi. Penunjukan ini diklaim sebagai buah pengalaman kerja Anies khususnya dalam transformasi transportasi public.
Pasalnya, kepercayaan itu telah disandang Anies sejak tahun 2025. Kendati demikian, mantan capres itu ditengarai baru menyampaikan ke publik lewat media sosial. Di mana, Anies menyampaikan kabar tersebut melalui akun Instagram pribadinya @aniesbaswedan, Kamis 14 Mei 2026 pasca mengikuti Riyadh Competitiveness Forum (RCF).
Forum tersebut dinilai sebagai forum bergengsi. Sebab, forum itu mempertemukan penasihat internasional, pemerintah Kota Riyadh dan otoritas Kerajaan Arab Saudi guna membahas strategi pengembangan Riyadh sebagai kota global yang kompetitif.
“Tiga hari terakhir di Riyadh, Arab Saudi, berpartisipasi dalam Riyadh Competitiveness Forum (RCF). Sejak tahun lalu ikut mendapat amanah sebagai anggota Dewan Penasihat dari Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh,” tulis Anies dikutp dari @aniesbaswedan, Rabu (20/5/2026).
Dalam forum tersebut, Anies bersama tim Karsa Citylab membahas pengembangan kota berkelanjutan, tata kelola perkotaan dan sistem mobilitas modern. Riyadh disebut menunjukkan minat besar terhadap pengalaman Jakarta dalam membangun transportasi publik terintegrasi yang dinilai mampu mengubah pola mobilitas warga perkotaan.
“Senang dan terhormat bahwa Riyadh bersemangat belajar dari kota-kota dunia, dengan Jakarta sebagai salah satu tolok ukur yang dianggap sukses melakukan transformasi transportasi publik terintegrasi,” tambahnya.
Keterlibatan Anies di dewan penasihat Riyadh menegaskan meningkatnya perhatian internasional terhadap praktik pembangunan kota di Jakarta. Hal tersebut membuktikan bahwa pengalaman Indonesia dalam pengelolaan transportasi perkotaan mendapat perhatian terkait wacana kota global.

