Keputusan Amerika Serikat melancarkan serangan udara
terhadap Iran disebut sebagai langkah antisipatif setelah Washington meyakini
Israel tetap akan menyerang Teheran dan bahwa pasukan Amerika pasti menjadi
target balasan. Penjelasan terbaru ini disampaikan Menteri Luar Negeri Marco
Rubio di tengah perdebatan sengit di Kongres mengenai alasan dan tujuan perang.
Rubio berbicara kepada wartawan di Capitol usai memberikan pengarahan tertutup
bersama Direktur CIA John Ratcliffe dan Ketua Kepala Staf Gabungan Dan Caine.
Pertemuan itu merupakan pengarahan pertama pemerintahan Presiden Donald Trump
kepada anggota parlemen sejak perintah kampanye udara dikeluarkan akhir pekan
lalu.
Rubio menegaskan bahwa risiko balasan Iran sudah diperkirakan sejak awal. "Sudah sangat jelas bahwa jika Iran diserang oleh siapapun, Amerika Serikat atau Israel atau siapapun, mereka akan merespons, dan merespons terhadap Amerika Serikat," ujarnya, dilansir The Guardian, Selasa (3/3/2026).

