SUARBERITA.COM - Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Republik Indonesia memastikan realisasi bedah rumah di Jakarta dengan alokasi 10.000 unit. Kebijakan ini termasuk dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang diinstruksikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dilansir dari TVRI, Maruar Sirait selaku Menteri PKP saat meninjau salah satu lokasi bedah rumah pada Minggu (28/6) mengatakan, “Ini perintah Presiden Prabowo karena Jakarta istilahnya etalasenya Indonesia. Jadi, tolong dibantu karena kita sudah mengalokasikan sekitar 10.000 unit untuk Jakarta.”
Lebih lanjut, Maruar menjelaskan bahwa alokasi program BSPS tahun 2026 meningkat daripada tahun sebelumnya yang hanya sejumlah 158 unit bedah rumah di Jakarta. Dari total alokasi 10.000 unit pada tahun 2026, sejumlah 9.700 unit diperuntukkan bagi wilayah perkotaan dan 300 unit untuk wilayah pesisir.
Sementara itu, pemerintah telah merealisasikan 1.810 unit di Jakarta Pusat. Pemerintah ke depannya akan meningkatkan realisasi unit bedah rumah yang merata di wilayah Jakarta agar masyarakat yang rumahnya belum layak dapat menjadi lebih baik untuk dihuni.

