Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Aliansi BEM Bersatu Soroti Dugaan Afiliasi Politik Tiyo Ardianto dengan Tokoh PDIP

Moh Wasil Haqqullah17 Juni 202613.23 WIB
Aliansi BEM Bersatu Soroti Dugaan Afiliasi Politik Tiyo Ardianto dengan Tokoh PDIP

SUARBERITA.COM - Aliansi BEM Bersatu secara tegas menyatakan penolakan terhadap infiltrasi kepentingan politik praktis dalam gerakan mahasiswa. Mereka menyoroti salah satu pimpinan aksi, Tiyo Ardianto, yang diduga memiliki kaitan dengan jaringan politik tertentu.

Dalam konferensi pers di Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (16/6/2026), perwakilan BEM Bersatu, Rahmat Djimbula, memaparkan sejumlah temuan yang mengindikasikan adanya kedekatan Tiyo dengan tokoh politik. Rahmat menyebut, "Salah satu pimpinan aksi, Tiyo Ardianto, diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu. Mobil Fortuner yang digunakannya diduga terdaftar atas nama Siti Nuraeni, adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, yang merupakan besan Jenderal TNI (Purn) Andhika Perkasa, tokoh tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Dugaan ini diperkuat kehadiran politikus PDI Perjuangan, Andi Widjajanto, di tengah massa aksi," ujar Rahmat. Dikutip dari towa.co.id Selasa (16/6/2026).

Selain itu, BEM Bersatu menyoroti keterlibatan Tiyo dalam Dialog Nasional Kebangsaan di Bandung. Menurut Rahmat, kehadiran Tiyo dalam forum tersebut bersama tokoh seperti Said Didu, Roy Suryo, Refly Harun, dan dr Tifa, serta kehadiran Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, semakin memperkuat indikasi adanya jejaring yang patut dicermati. Atas temuan ini, BEM Bersatu menuntut sterilisasi gerakan mahasiswa dari intervensi politik, dukungan terhadap program makan gratis dengan perbaikan tata kelola, serta pengawalan kritis terhadap penegakan hukum kasus korupsi.

Kasus ini menunjukkan adanya perpecahan pandangan di kalangan organisasi mahasiswa terkait independensi gerakan. BEM Bersatu menuntut transparansi dan menjauhkan gerakan dari kepentingan praktis. Hingga saat ini, konfirmasi dari pihak Tiyo Ardianto belum diperoleh terkait tuduhan yang dilontarkan oleh aliansi mahasiswa tersebut, menyisakan polemik yang perlu disikapi secara objektif oleh publik.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!