Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Sosial

AHY Janjikan Kesejahteraan Masyarakat Terdampak Proyek Tanggul Laut Raksasa di Pantai Utara Jawa

Abd Munib5 Mei 202619.30 WIB
AHY Janjikan Kesejahteraan Masyarakat Terdampak Proyek Tanggul Laut Raksasa di Pantai Utara Jawa

SUARBERITA.COM - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berjanji menjaga kesejahteraan masyarakat pesisir. Pihaknya akan melakukan relokasi nelayan terdampak proyek tanggul laut raksasa (giant sea wall) di Pantai Utara (Pantura) Jawa.

AHY menyebut relokasi nelayan bagian dari strategi perlindungan pesisir yang terintegrasi dan berorientasi jangka panjang. Dengan demikian, relokasi selain dimaksudkan untuk memindahkan tempat tinggal sekaligus dirancang meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Relokasi nelayan ini tentunya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraannya, bukan menggusur tanpa tujuan, apalagi membuatnya lebih sengsara,” ungkap AHY saat kick off meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu di Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Kawasan Pantura, lanjut politisi partai berlogo mercedez bent itu, menghadapi tekanan lingkungan. Hal ini bisa dilihat dari penyusutan permukaan tanah yang mencapai 15 hingga 20 sentimeter per tahun.

Kondisi itu diakui AHY bisa meningkatkan risiko banjir rob dan kerusakan infrastruktur pesisir. Oleh sebab itu, pemerintah akan melaksanakan relokasi secara bertahap dengan melibatkan berbagai kementerian, Lembaga dan pemerintah daerah.

“Justru dengan ini kita berharap kesejahteraan nelayan itu semakin baik,” jelas putra dari Presiden ke-6 Republik Indonesia itu.

Program relokasi diharapkan menjadi solusi dalam melindungi kawasan pesisir termasuk kesejahteraan masyarakat nelayan di wilayah Pantura Jawa.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!