SUARBERITA - Ade Armando kembali menjadi sorotan publik terkait dugaan penistaan agama. Ade Armando dikenal sebagai akademisi dan pegiat media sosial yang aktif berkomentar di ruang publik.
Kini, Ade Armando dilaporkan akibat dugaan penistaan agama. Nomor laporan itu LP/B/185/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri tercatat pada 4 Mei 2026.
Akibat dari laporan tersebut, Ade Armando melakukan konfirmasi pers pada 5 Mie 2026. Pihaknya mengklaim bahwa sikap pemunduran diri itu demi kebaikan partai.
“Melalui konferensi pers ini, saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI. Tidak ada konflik di antara saya dengan PSI, tapi saya mundur demi kebaikan bersama,” ujar Ade Armando, dalam konferensi pers yang dilansir Kompas Tv, Selasa (5/5/2026).
Ade menyampaikan, keputusan itu diambil karena banyak kelompok yang menunggangi isu serangan ke PSI. Lebih lanjut, Ade mengatakan, apa yang menimpa dirinya merupakan tanggung jawab pribadi. Sehingga, menurut dia, tidak perlu dikait-kaitkan dengan sikap politik PSI.
“Seandainya yang menjadi sasaran tembaknya adalah hanya saya, saya tidak keberatan, saya akan hadapi kalau dipanggil polisi, saya akan datang dan jelaskan bahwa saya tidak melakukannya," papar Ade.
Masalahnya, lanjut Ade, ternyata ada kelompok-kelompok yang sengaja memanfaatkan situasi agar semakin runyam. "Ada kelompok-kelompok yang juga menyerang dan menghancurkan PSI, saya tidak terima itu,” ujar dia.

