SUARBERITA.COM – Ada hal menarik dan berbeda dari kebanyakan kampus, terdapat museum di dalam Gedung Rektorat Universitas Brawijaya. Museum ini bernama Museum Batu Mulia Nusantara. Berbagai jenis batu mulia dari seluruh Indonesia dipamerkan di museum ini dengan jumlah yang sangat lengkap.
Dilansir dari laman resmi Universitas Brawijaya, terdapat 150 koleksi batu mulia dari peninggalan purba. Museum Batu Mulia Nusantara perlu diapresiasi karena pertama kali bagi perguruan tinggi yang memiliki ratusan koleksi batu langka. Keberadaan museum ini juga sebagai bentuk Pusat Studi Peradaban di Universitas Brawijaya.
Beberapa koleksi batu langka yang ada di Museum Batu Mulia Nusantara yaitu Giok Nabire, Meteorite Chondrite, Jasper, dan fosil kerang kimia yang merupakan hasil penelitian bebatuan dari sejumlah kawasan penghasil tambang di Banyuwangi. Selain itu, museum ini memiliki koleksi fosil kayu dan batu reruntuhan dari Kerajaan Singhasari.
Bagi yang tertarik untuk mengunjungi Museum Batu Mulia Nusantara, kalian bisa mendatangi kampus utama Universitas Brawijaya di Jalan Veteran, Kota Malang. Pengunjung juga tidak dipungut biaya untuk melihat beragam jenis bebatuan sejak zaman prasejarah. Itulah sekilas tentang Museum Batu Mulia Nusantara di Universitas Brawijaya.

