Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

3.600 Hektare Sawah Terancam Kekeringan, Rejang Lebong Ajukan 64 Pompa Air

Ulfa Safira16 September 202616.10 WIB
3.600 Hektare Sawah Terancam Kekeringan, Rejang Lebong Ajukan 64 Pompa Air

SUARBERITA.COM - Sekitar 3.600 hektare lahan persawahan di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, terancam kekeringan akibat berkurangnya ketersediaan air selama musim kemarau.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Rejang Lebong Suradi Ripai mengatakan kondisi tersebut mulai terjadi di Kecamatan Curup Utara dan Padang Ulak Tanding (PUT). Pasokan air dari irigasi di sejumlah wilayah mulai menurun.

"Saat ini ada dua kecamatan yang lahan pertaniannya mulai terancam kekeringan. Irigasi yang biasanya mengaliri sawah warga mulai mengering. Total luas persawahan di dua kecamatan ini mencapai lebih dari 3.600 hektare," ujar Suradi, dikutip dari Antara

Lahan sawah yang terdampak di Curup Utara mencapai sekitar 2.707 hektare, sementara di Kecamatan PUT luasnya lebih dari 900 hektare.

Di Curup Utara, wilayah yang mulai mengalami penurunan pasokan air berada di Desa Dusun Sawah, Lubuk Kembang, dan Batu Panco. Sedangkan di Kecamatan PUT, kondisi serupa terjadi di persawahan Desa Air Kati dan Tanjung Sanai.

Meski pasokan air menurun dan mulai memengaruhi produksi, Distankan Rejang Lebong belum menerima laporan mengenai gagal panen dari penyuluh pertanian lapangan.

Sebagai langkah antisipasi, Distankan telah mengusulkan bantuan 64 unit pompa air kepada Kementerian Pertanian. Bantuan tersebut masih menunggu realisasi.

Suradi juga mengingatkan adanya potensi peningkatan serangan hama dan penyakit tanaman selama musim kemarau. Petani yang membutuhkan penanganan dapat mengajukan bantuan pestisida melalui penyuluh pertanian di wilayah masing-masing.

Petani juga diminta menyesuaikan pola tanam dengan kondisi air. Mereka yang belum mulai menanam padi disarankan menunda penanaman atau sementara beralih ke tanaman palawija yang membutuhkan lebih sedikit air.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!